English

Perbedaan Auxiliary Verb dan Modal Verb

2 March 2018 ican_course No Comments

Assalaamu’alaykum.

Bagi yang baru mulai belajar lebih dalam soal Bahasa Inggris, mungkin baru mendengar tentang auxiliary verb dan modal verb. Atau pernah mendengar dan mencoba memahami namun kesulitan membedakannya.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang kedua verb yang merupakan helping verb (kata kerja bantu) tersebut. Harapannya, setelah membaca artikel ini, kamu sudah bisa membedakan keduanya.

~~~

Auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk menambahkan fungsi gramatikal pada sebuah klausa. Misalnya have ditambahkan untuk menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah perfect tense, dan sebagainya. Biasanya auxiliary verb digunakan bersama verb utama, meski kadang ia juga bisa berdiri sendiri.

Sedangkan modal verb adalah kata kerja bantu yang menunjukkan kemampuan (ability), kemungkinan (possibility), izin (permission), perintah (obligation), anjuran (suggestion), dan kebutuhan (necessity).

Modal verb termasuk dalam auxiliary verb. Jadi bisa dikatakan, seluruh modal verb merupakan auxiliary verb, tapi tidak semua auxiliary verb adalah modal verb. Modal verb lebih spesifik jadi insyaallah lebih mudah untuk dibedakan.

Auxiliary verb, secara umum punya 4 kategori; have (has, had), be (is, was, been), do (does, did), dan will.

Yang termasuk dalam modal verb adalah must, may/might, can/could, shall/should, will, dan lain-lain. Khusus untuk “will”, ia termasuk dalam dua kategori (modal dan auxiliary).

Mari kita lihat contoh untuk lebih jelasnya.

(1) Mary comes to my house every Thursday
(2) Does she come at Friday?
(3) No, she doesn’t.

Tenses yang digunakan pada contoh di atas adalah present tense. Kalimat (1) merupakan kalimat positif. Kalimat (2) merupakan kalimat tanya. Kalimat (3) adalah kalimat negatif.

Pada kalimat (1), kita menggunakan verb 1 + s karena subjeknya tunggal (kecuali I dan you, meski yang dimaksud hanya satu orang, kita tidak perlu menambahkan s setelah verb).

Pada kalimat (2), tiba-tiba muncul does. Padahal di kalimat (1) tidak ada kata itu. Inilah yang dimaksud helping verb. Di sini “does” membantu agar kalimatnya menjadi tepat. Begitu juga pada kalimat (3).

Contoh lain:

Mary does come to my house this Friday

Does di sini juga merupakan helping herb, gunanya untuk menekankan bahwa Mary memang benar-benar datang.

Contoh untuk modal verb:

You must come to my house tonight

Must digunakan untuk menunjukkan keharusan atau perintah.

Contoh lainnya:

You should study harder if you want better grade

Should di sini bermakna anjuran. Ia digunakan bersamaan dengan verb utama untuk menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut (study) dianjurkan oleh si pembicara.

~~~

Let’s have some exercises!

Tentukanlah apakah verb-verb yang ada pada kalimat di bawah ini adalah auxilliary atau modal.

(1) She doesn’t eat spicy food.
(2) Jack had been in Japan until a month ago.
(3) My friends and I were going to a museum last holiday.
(4) I might fall asleep at anytime now.
(5) Could you help me, please?

References:

Differences between auxiliary verbs and modal verbs

Eastwood, John. 2016. Oxford Learner’s Pocket Grammar. Oxford: Oxford University Press.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *